Senin, 22 Oktober 2012

PROSPEK USAHA TANI TEBU


Pasaman, SitinjauNews - Prospek petani kebun di Pasaman cukup menjanjikan karena didukung oleh cuaca yang sejuk dan struktur tanah yang subur sangat cocok pengembangan komoditi tebu di daerah ini. 

Petani Tebu, Dasrul,(51) mengatakan, jumlah petani tebu di daerah itu belum banyak karena masyarakat masih melihat-lihat keberhasilan petani tebu yang ada saat ini, dan untuk pengembangan usaha kebun tebu kami akan mengajak petani yang lain untuk berkebun tebu. 

"Belum lama ini sudah dibentuk kelompok tani tebu dengan nama kelompok tani Dahlia dengan lokasi di Tikalak, Koto Tangah, sebagai wadah organisasi bagi petani tebu di daerah ini," kata Dasrul, Minggu, (24/4/2011). 


Usaha ini, katanya, akan lebih terbantu apabila Pemerintah Kabupaten Pasaman peduli dengan petani tebu mendirikan pabrik gula dan membantu alat produksi dan pemasarannya sehingga petani langsung menjual saka tersebut ke pabrik dan tidak perlu lagi mencari pemasaran ke luar daerah, dan kesejahteraan petani tebupun meningkat. 
“Rencananya kami akan membuat demplot percontohan seluas 10 ha sehingga melalui percontohan tersebut petani-petani termotivasi untuk bertani tebu,” tambahnya. 
Menurutnya, Penghasilan petani kebun tebu saat ini sudah mencapai Rp 500 ribu perminggu, karena mesin kilang terbatas belum dapat diolah menjadi saka, ketersediaan kilang tersebut menghambat. 

Ia berharap, Pembinaan dari dinas perkebunan bagi kelompok tani tebu, jika pemerintah serius maka peluang petani tebu sangat tinggi dan menjanjikan keuntungan yang berlipat ganda

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar